belajar diskusi

Kam,12.08.18

Mendengar berita Televisi menjelang pilpres dan pileg 2019 sangat "menyenangkan". Tokoh yang satu membela Politisi A tokoh yang lain membela politisi B. Melihat hal tersebut sebagai pendidik saya harus memberi pengertian kepada anak-anak agar tidak terkecoh untuk memilih (bagi yang sudah berhak nyoblos). Disisi lain harus melatih anak untuk mengemukakan pendapat, tentu saja pendapat yang "berdasar" tidak hanya asal berpendapat. Dalam pembelajaran tentu saja anak-anak harus juga belajar berdiskusi yang benar.

Dari Blog Nimatulhsanah saya peroleh diskusi yang baik harus:

  1. Memenuhi aturan main diskusi.
  2. Memahami dan menguasai materi diskusi.
  3. Aktif mengembangkan buah pikiran.
  4. Menghargai pendapat orang lain.
  5. Menghindari sifat emosional.
  6. Berbicara dengan sopan dan jelas serta tidak berbelit-belit.
  7. Tidak takut dikritik dan berani melontarkan pikiran.
  8. Berani berpendapat dan berbicara dengan terbuka.
  9. Tidak mengecewakan orang lain.
(http://nimatulhsanah29.blogspot.com/2017/09/tata-cara-dan-syarat-berdiskusi-yang.html)

yang saya lihat di TV tidak seperti aturan di atas. Aturan main kadang diterjang moderator memberi kesempatan orang lain orang yang satu juga masih berbicara. Bagi mereka pendapat saya dan kelompok saya yang benar tanpa melihat kritik dan realita yang ada.

Apakah dalam diskusi tidak boleh mengalah ya..... artinya meng "amin" kan pendapat orang lain karena pendapatnya benar.

Dari blog yang sama Pengertian diskusi :
  1. Diskusi adalah bentuk komunikasi dua arah yang merupakan satu bentuk tukar pikiran atau pembicaraan secara teratur dan terarah mengenai suatu masalah.
  2. Diskusi adalah suatu cara bertukar pikiran yang dilakukan melalui jalan musyawarah.
  3. Diskusi adalah bertukar pikiran mengenai suatu masalah yang sifatnya aktual dan menyangkut kepentingan  umum dan keputusan yang diambil secarah musyawarah.
berarti akhir diskusi harus ada keputusan yang berguna untuk masalah yang ada.

Kesimpulannya dalam berdiskusi harus bijaksana sabar dan isi kepala harus penuh dengan bahan yang didiskusikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar